SPY Chapter 2

spy

 

Tittle   : SPY Chapter 2

Author: Han Hye Woo a.k.a @Apriyani96

Genre : Romance, Action, Mystery

Rating : PG +13

Length: Chapter

Main cast:

  • Choi Minho or Park Minho [Shinee]
  • Bae Suji or Bae Suzy [Miss A]
  • Lee Jinki [Shinee]

 

Supp. Cast:

  • Jung Eunji [Apink]
  • Seo In Guk [solo]
  • OC and other

Disclaimer : : Ini murni bedasarkan pikiran saya dan ada bagian cerita yang terinspirasi oleh FF dan Drama. Beberapa persen dari FF yang saya baca ‘Rush’ dan beberapa persen juga dari drama City Hunter dan banyak persen dari imajinasi saya sendiri

Inspired by City Hunter and [FF] Rush by Keychand

 ***

 

Happy Reading ^^

Author POV

Suji atau yeoja yang kini harus di panggil Suzy menyumpal telinganya dengan headset berwarna putih dan tangannya sibuk mencatat semua petunjuk dari nona Wang seorang agen khusus yang ditugaskan untuk menjadi pendampingnya.

“Kau dengar itu kan Suzy”

“Ne eonni gomawo, hari ini sepertinya aku pulang terlambat”

“Arra. Hati-hati disekolah”

klik

Suzy mematikan ponsel miliknya, pandangannya beralih kearah jendela besar yang terdapat disampingnya persis. Dia harus menjadi seorang siswa yang ramah dan juga menyenangkan bukankah ini konyol dan dia juga harus mengejar cita-citanya dan merangkap menjadi seorang agen rahasia yang mereka sebut dengan mata-mata. Apa mereka pikir ini gampang? Belajar dan menangkap adalah dua pekerjaan yang berbeda.

“Aissshh micheosso”

Suzy menundukan wajahnya dalam-dalam. Dia tak bisa membayangkan dunia remaja yang damai miliknya harus terenggut gara-gara pekerjaan sialan ini.

“Yaa !! Yaa !! Micheosso !! Itu punyaku. Kembalikan”

Semua penumpang bus langsung mengarahkan pandangannya pada seorang yeoja yang memakai pakaian seragam SMA menggunakan sarung tangan kelinci besar yang biasanya di jual di pasar loak dekat rumah Jinki. Gadis itu menggaruk kepalanya dengan sarung tangan besar di kedua tangannya dan tersenyum aneh.

“Gadis gila” gumam Suzy

Suzy turun dari bus setelah bus berhenti di halte yang berada tak jauh dari sekolahnya sekarang. Ia mengedarkan pandangannya banyak sekali orang yang memakai seragam persis dengannya.

Baiklah saatnya beraksi.  It’s Show Time

Suzy POV

Sekolah Kyunggi High School tidak jauh berbeda dengan sekolahku dulu. Hanya saja sekolah ini lebih terkesan tua. Oh tentu saja siapa yang mengira bangunan ini sudah mencetak banyak politisi dan berumur 113 tahun bahkan umur halmeoniku kalah.

“Yaa Jung Eunji kemari kau”

Seorang yeoja berlari melewatiku dan dia memakai bando kucing lengkap dengan sarung tangannya. Aku satu sekolah dengan gadis gila itu? Oh God.

“Jung Eunji”

Aku mengalihkan pandanganku ke belakang. Omo~ apa dia seorang guru? Seorang pria memakai jas kupu-kupu dengan celana kependekan dan rambut belah tengah? Apa guru disini memang membosankan.

“Berhenti kataku”

Semua orang memandang ulah mereka sekilas lalu kembali dengan aktivitas mereka. Hey apa kalian semua tidak heran ada murid gila dan guru yang sangat membosankan sedang berkejaran mereka pikir ini taman bermain.

Aku kembali berjalan menyusuri lorong-lorong sekolah, ah aku hampir lupa dengan kacamataku. Hanya memakainya dan tekan tombol tersembunyi disamping frame dan tadaa.

Ige Myoya??

shin-won-ho-11131

Nama: Shin Won Ho
Kelas: 2-1
Ketua perkumpulan penggemar SONE. Pernah hampir lompat dari genting rumahnya karena ingin segera melihat comeback SNSD ‘I Got A Boy’ di Music Bank
Shio: Monyet

Segera kulepas kacamata aneh ini. I see, namja dengan seragam biru tua sedang bersandar di dinding, dia membawa tumpukan poster SNSD dan laki-laki di sebelahnya membawa poster ani itu buka poster tapi spanduk Super Junior. Mereka sedang bersekolah atau sedang menghadiri konser Music?

Kupakai lagi kacamata buatan Prof. Jonghyun. Seorang namja membawa tumpukan buku berjalan kearahku. Cha kita lihat siapa dia…

 

20120509205092614906

Nama : DO Kyungsoo
Kelas: 2-5
Ketua kelas 2-5 dan ketua club Detektiv sekolah. Penggemar berat Cacing tanah
Shio: Ayam

Mwo?? Cacing Tanah? yang benar saja memangnya tidak ada lagi hewan yang menakjubkan dibandingkan dengan cacing tanah?.

Baiklah kita beralih ke yeoja-yeoja disini. Pertama yeoja berambut pendek itu.

 

ham-eun-jung

Nama: Ham Eunjung
Kelas: 3-6
Selalu terpilih menjadi siwa paling jahat disekolah hanya karena dia pernah memerankan tokoh saudara tiri dalam drama musical sekolah
Shio: Babi

Babi? Oh Baik dia orang pertama dengan shio Babi yang akan menjadi targetku. Akanku hafal. Eunjung eonni. Apa itu terlihat akrab dan ramah? Menjijikan.

Seseorang menepuk pundaku

“Kau pasti anak baru itu kan?”

Dia berlari kedepanku. Bukankah dia gadis gila yang memakai perlengkapan kucing.

 

482-jungeunji-acw2

Nama: Jung Eunji
Kelas: 2-5
Penggemar berat Jang Wooyoung dan pernah mengakui dirinya sebagai pacar Jang Wooyoung di depan Kepala sekolah dan langsung di skors.
Shio: Ular

“Kajja”

Dia menariku kedalam sebuah lorong yang sangat panjang. Disamping kiri terdapat banyak sekali ruangan seperti ruang perpustakaan, ruang dance, dan entahlah aku tidak bisa membacanya dengan jelas karena gadis gila ini membawaku sambil berlari.

“Stopp”

Hampir saja aku menabraknya jika aku tidak segera berhenti.

“Ini ruang guru. Kau pasti sedang mencari-carinya kan”

Apa?!! Jadi dia menariku hanya untuk mengantarkanku ke ruang guru? Tanpa kau beritahu akupun bisa mencarinya. Cih dasar

“Kau …”

“Aku tahu, kau tidak perlu berterimakasih sudah seharusnya aku membantumu. Bel masuk sudah hampir berbunyi Annyeong” dia berlari menjauhiku

Yaa !! Siapa juga yang mau berterima kasih aku ingin bilang ‘Kau gila’

“Dasar gadis gila. Kau pikir aku tidak bisa mencari sendiri ruangan guru. Kau pikir aku ini buta huruf”

~~~~~>.<~~~~~

Author POV

Suzy menulis angka di buku tulis yang ada di hadapannya, ia sudah tak lagi memakai kacamata canggihnya. Ia lebih memilih untuk menyimpannya di tas sekolahnya daripada terus digunakan toh dia sudah tau semua anak yang bershio babi.

Suzy kembali memperhatikan 2 angka yang ditulisnya. 2 angka itu hampir membuatnya gila seketika.

96

Sebanyak itu yang mempunyai shio babi. Jika satu malam saja menyelidiki 1 orang maka di perlukan waktu 96 hari untuk menyelesaikan misinya. Suzy meremas kertas yang ada di hadapannya. Kini dia harus menyalin sebanyak 96 data siswa kedalam buku kecil yang diberikan oleh orang tua itu.

“Suzy-ah”

Suzy menghela nafas panjang. Tanpa dia melihat orang yang memanggilnya dia sudah tahu bahwa itu adalah Eunji. Jung Eunji teman sebangkunya yang paling cerewet dan maniak dengan Wooyoung.

“Kau ingin menonton konser Wooyoung tidak? Aku mempunyai 2 tiket nonton konser. Bagaimana kalau kita menonton berdua, akan sangat menyenangkan jika kita menonton bersama dan memakai kaos berwarna biru tua”

“Kha”

“Mwo?” teriak Eunji

“Pergilah aku sedang tidak mood membahas tentang Wooyoung. Kupingku sudah panas, kau sudah membahasnya 3 jam nonstop saat pelajaran biologi”

“Wahh jinjja? Selama itu?” ucap Eunji merasa bersalah

“Mianhae apa kau mau ke kelas 2-3? Aku akan kesana. Kau bilang ingin mempunyai teman yang banyak”

Ini kesempatan emas bagi Suzy. Dia harus tahu semua siswa disini siapa tahu babi yang dimaksud orang misterius itu bukan shio melainkan sebuah kode bukankah disana tidak dijelaskan babi macam apa kan.

“Kajja” ucap Suzy bersemangat

Keduanya berjalan santai keruang kelas 2-3 dan selama perjalanan Suzy hanya mampu mengangguk setuju dengan ucapan Eunji yang mengatakan bahwa Wooyoung lebih baik dibandingkan dengan Rain.

“In Guk-ah”

Seo In Guk siswa laki-laki yang sedang duduk menikmati ramennya hampir tersedak karena mendengar teriakan Eunji tetangganya yang menyebalkan. Dia menutupi wajahnya dengan majalah Fashion milik Naeun temannya.

“In Guk-ah kajja kita menonton konser Wooyoung. Jebal”

In Guk menggeleng kuat, terakhir kali ia menonton bersama Eunji dia hampir mati kehabisan nafas karena berdesakan dengan penggemar Wooyoung itu.

“Shirro”

“Eiii… Akan kubilang pada Kwon seonsaengnim bahwa kau yang memecahkan mug kesayangan Kwon saem saat diruang guru. Otthae?”

“Yaa memangnya tidak ada yang bisa kau gunakan untuk mengancamku” protes In Guk

“Eobseo. Ah iya kenalkan ini Bae Suji kau bisa memanggilnya Suzy siswa pindahan dari Hanlim Art’s High School”

Eunji mengambil ramen yang sahabatnya taruh di mejanya.

“Annyeong Suzy-ssi. Namaku Seo In Guk”

“Annyeong In Guk-ssi”

“Yaa itu ramenku bodoh. Kau beli saja sendiri jangan mengambil punyaku. Pergi kau” teriak In Guk marah

“Dasar pelitt”

Eunji berjalan angkuh menjauhi In Guk dan Suzy sendiri hanya dapat mengekorinya dan berharap ia tak mengenal gadis gila di depannya.

“Krystal-ah” panggil Eunji manis

“Shirro. Aku ada acara keluarga”

“Menyebalkan. Kenalkan ini temanku namanya Bae Suji dia pindahan dari sekolah Hanlim Art’s High School . Dia lebih suka dirinya dipanggil Suzy ”

“Annyeong Jung Krystal imnida” sapa Krystal dingin

“Annyeong”

Suzy tersenyum samar. Gadis itu mempunyai kemiripan dengannya, dia gadis cuek yang tidak peduli dengan sekitarnya. Sifat itu adalah sifat paling sempurna setidaknya menurut Suzy

“Kau tadi pagi kenapa bermain petak umpat dengan Ahn seonsaengnim. Guru membosankan itu, dasar gadis gila”

Suzy berteriak dalam hati gadis itu sependapat dengannya. Dia benar-benar mirip dengannya.

“Siapa yang bermain petak umpet. Dia mengejarku karena memakai sarung tangan kucing dan bando kucing. Padahal aku mati-matian untuk mendapatkannya bayangkan saja aku bertarung dengan puluhan fans Wooppa hanya untuk mendapatkan sarung tangan serta kucing bando yang baru saja di pakai Woo Oppa”

Eunji mengenang perjuangannya dulu bagaiamana dia harus berdebat dengan bodyguard dan harus menjerit-jertit untuk menggertak fans lainnya dan satu lagi bertarung di antara puluhan fans saat Wooyoung melempar sarung tangannya di backstage.

“Wooyoung Oppa menyanyikan Bob Peep Bob Peep di acara Music SBS bersama idol lainnya seperti ini. Bob Peep Bob Peep Bob Peep Bob Peep  awww”

Eunji bernyanyi dengan menirukan gaya Bob Peep Bob Peep milik T-ara.

“Keundeyo Wooyoung tidak memakai bando kucing kan?”

Eunji terdiam, wajahnya tersenyum kaku.

“Aku setuju denganmu anak baru” ucap Krystal setuju

“Yang itu, aku membelinya di supermarket karena diskon. Kalau hanya sarung tangannya saja kan seperti ada yang kurang jadi aku menggenapinya dengan bando kucing”

“Terserah kau saja” ujar Krystal.

Dia melanjutkan menulisnya mengabaikan kehadiran Eunji dan Suzy. Sikapnya sama persis seperti Suzy saat dia menjadi Suji bukan Suzy.

“Suzy-ah kajja”

Eunji berjalan kearah gerombolan yeoja yang sedang membahas tentang pertandingan voli yang diadakan minggu lalu di sekolahnya. Sebenarnya mereka tidak benar-benar membahas tentang pertandingan voli tapi lebih tepatnya pemain volinya.

“Annyeong” sapa Eunji ramah

“Wae? Kau ingin menonton Wooyoung lagi? Aku ikut” rengek salah satu yeoja yang rambutnya diikat kuda

“Oh Hayoung kau memang sahabat sejatiku. Nanti sore kita bertemu di halte jangan lupa membawa banner nya. Arratchi” kata Eunji girang

“Arratchi Captain”

“Teman-teman sebelumnya perkenalkan ini temanku namanya Bae Suji tapi kau bisa memanggilnya dengan Suzy. Dia merupakan pindahan dari Hanlim Art’s High School”

“Annyeong Suzy-ssi senang berkenalan denganmu”

“Ne Senang juga berkenalan dengan kalian semua”

“Yang itu namanya Hara, yeoja dengan rambut pendek itu Minzy, itu Seohyun dan yang terakhir Hayoung. Oh Hayoung teman seperjuanganku, kami sama-sama penggemar  Wooyoung”

“Keunde aku juga menyukai DBSK” ralat Hayoung

“Terserah kau saja” decak Eunji

“Aku sudah menemukan teman menonton konser. Kajja kita pergi Suzy-ah”

Suzy mengagguk ia tersenyum ramah ke arah gerombolan yeoja itu dan berpamitan sebentar.

~~~~~>.<~~~~~

Gedung Pertemuan ‘Schole’

Suara deru mobil silih berganti berdatangan membawa para menteri dan pejabat pemerintahan. Mereka semua berjas dan berbaju rapih dengan dasi yang melilit leher mereka.

Semua berkumpul disitu membahas tentang perekonomian Korea yang sedang meroket. Dan Suzy gadis itu memakai masker hitam dengan rambut yang tersisir rapi. Dia bagian telinga terpasang Talk-Mic sejenis Intercom yang biasanya dipakai oleh para agen rahasia.

Suzy berjalan cepat menuju gedung menggunakan lift yang sudah tersedia. Hari ini dia di tugaskan menjadi ketua pengamanan Devisi 3  sedangkan Minho dia berperan penting. Dia bertugas mengawasi Ketua Rapat Lee Yoong Geum. Pria berusia 48 tahun dengan tinggi 169 itu mempunyai watak yang sedikit keras.

Sedangkan Jinki dia ditugaskan di pusat pengendali komunikasi ruangan yang berada di lantai dua.

“Jinki-ah semuanya terkontrol?” tanya Suzy pada talk-micnya

“Beres. Stage 1, 2, 3 dan back  sudah terisi penjagaan. Semua pintu masuk dan keluar ditutup. Masing-masing dijaga oleh 2 orang penjaga”

“Baik. Mari kita mulai”

Tepat pada pukul 5 semua menteri dan pejabat penting lainnya sudah berkumpul di gedung tersebut. Suzy berjaga di pintu masuk Utama gedung yang sudah di kunci. Ia membenarkan masker hitamnya dan menyiapkan pistol di balik jasnya. Perfect

Selama 10 menit, semua tanda masih menyatakan aman. Terkontrol.

Namun tanpa mereka sadari seseorang tengah tiarap sambil berjalan di ventilasi udara. Ia menggunakan intercom yang sudah terpasang. Langkahnya begitu pelan hingga tak terdengar suara apapun.

Stage 1, 2, 3 dan back. Semua penuh penjagaan”

Orang itu mengagguk mengerti begitu mendengar rekannya memberitahunya lewat intercoom.

Lift.

Ia harus turun di Lift.

Orang itu berjalan sampai ujung ventilasi yang berujung di Lift. Tangannya di bungkus dengan sarung tangan tebal.

“Ada yang turun?” ucap rekannya

“Ada seorang lelaki dengan baju Office boy dan membawa peralatan mengepel. Cha kita tunggu… 3 … 2…”

“Let’s play”

Jemarinya memegang ujung tali dan tepat pada hitungan terakhir orang itu telah terjun dengan manis dan mendarat tanpa menimbulkan bunyi yang keras.

Orang itu membuka penutup Lift dan jatuh tepat mengenai tubuh sang office boy yang malang, ia langsung tak sadarkan diri karena shock.

Tiiittttt

Lift terbuka dan tampaklah seorang office boy yang kini menggunakan masker hitam. Menurut informan yang ia percaya, ada beberapa petugas yang memakai masker hitam berbendera korea selatan. Sedikit konyol memang.

Office boy yang telah ia lucuti telah masuk ke dalam tong besar yang tadi di bawa sang office boy.

Misi kali ini lebih ekstrim dari sebelumnya. Membunuh korban pertamanya Ketua Partai …… Lee Yoong Geum. Kita lihat sampai seberapa ketatnya penjagaan rapat kali ini.

Teettt….Teetttt….Teeettt
Stage 1.. Stage 1 …. bahaya Satu tingkat….bahaya  Satu tingkat….

Bunyi alarm memekan telinga. Semua penjaga berlarian melewati office boy itu. Setidaknya Stage 2 kosong hanya ada beberapa penjaga yang terlihat.

Sedangkan di Stage 3 Suzy ketua Divisi 3 mengerutkan alisnya. Ada gerangan apa sehingga Stage2 dalam keadaan darurat tingkat  satu.

“Jinki-ah wae?”

“Tiba-tiba terdengar bunyi ledakan keras dari arah Stage 1 dan tiba-tiba semua camera CCTV di Stage 1 mati bersamaan”

Suzy menyentuh jas dalamnya. Masih ada pistol yang bersarang di dalam jasnya.

Teetttt……Tettttt……Teettttt…….
Stage 2… Stage 2…. Stage 2…..  Bahaya 3 tingkat… Bahaya 3 tingkattt…

Suzy menahan nafasnya. Sebagian rekannya berlari berderap meninggalkannya dan bersiap ke lantai bawah.

“Jinki-ah”

“Ada serangan gas aneh dari atas dengan arah 90 derajat. Gas itu merupakan gas bius”

Suzy merasakan ada sesuatu yang aneh, ia sedikit curiga dengan keadaan ini. Jika dia benar sang pelaku tidak akan melewatinya dengan menggunakan senjata kemungkinan besar ia akan menyusup melalui ruangan sebelah pertemuan berlangsung. Toilet.

“Minho-ah awasi Yoong Geum-ssi. Bawa dia dan Lari” bisik Suzy melalui Talk-Mic miliknya

“Perintah diterima”

Itulah kemampuan lain Talk-Mic. Dia bisa berhubungan dengan pengguna lain, saling berkomunikasi 2 arah dalam jumlah yang bisa di bilang sangat besar.

Lima menit berselang keadaan kembali normal namun justru itulah yang membuat Suzy tak nyaman. Menurut film yang pernah ia lihat keadaan sunyi senyap justru keadaan yang sangat mematikan..

BBOMMM

Terlihat asap kuning mengepul dari dalam ruangan. Oh Tidak asap ini, asap yang sama yang ia temui saat pelatihannya dulu. Asap Pembius.

Suzy menutup hidungnya dengan tangan kirinya. Beberapa offfice boy dan penjaga lainnya yang berada di sekitar ruangan terbatuk-batuk. Semua office boy berlari ke luar ruangan sedangkan penjaga lainnya berlari ke arah ruang pertemuan.

Suzy melihat ada yang janggal dengan salah satu office boy. Ia mengenakan masker hitam berbendera korea serta jam tangan putih melilit tangannya,

Gelang? Masker?

Mata Suzy membulat. Ia berlari untuk mengejar salah satu office boy yang ia maksud.

Setelah cukup dekat dengannya. Kaki kiri Suzy menendang punggung office boy itu, menekannya kuat ia yakin ada tanda biru yang berbentuk sepatu di punggungnya.

Tangannya mencari keberadaan pistol itu dan segera menarik pelatuknya.

DORRR

Office boy itu telah lebih dulu menembak pistol yang digunakan Suzy hingga membuat pistolnya mental menjauh.

“Aku juga akan membuang pistolku agar kita seimbang”

Orang itu membuang pistolnya lalu membenarkan topi yang ia kenakan. Suzy memasang kuda-kudanya ia mendekat secara cepat, tangan kanannya menghantam tengkuk sang pelaku. Kaki kanannya yang bebas ia gunakan untuk memukul perutnya namun sayang tangan sang pelaku sudah menahannya dan mencengkramnya kuat.

Mata mereka saling beradu untuk beberapa detik. Mata orang itu tajam setajam elang yang sedang mencari mangsanya terdapat penyiksaan di belahan matanya.
Sang pelaku tersenyum remeh dan kemudian membuang kaki Suzy yang tadi sempat ia tahan menjauh.

Dengan cepat kaki kiri sang pelaku menendang perut Suzy meninggalkan rasa ngilu yang teramat sangat, Suzy melangkah menjauh, tangannya sibuk memegangi bagian perutnya yang tadi di tendang. Sang pelaku yang masih menggunakan seragam Office boy itu berlari kencang menabrakan dirinya ke kaca.

PRANGGG

Suzy menjerit ia langsung berlari kearah jendela yang tadi ditabrak sang pelaku. Namun ia tak menemukan mayat atau orang yang sedang terkapar dibawah dengan berlumuran darah.

Ia melihat orang itu bergelantungan di seutas tali pada sebuah helikopter.

Ia masih sempat melihat sepasang mata tajam itu sebelum helikopter terbang menjauh.

“Suzy-ah” panggil Minho di Talk-Mic

“Suzy-ah”

Namun gadis itu masih terpaku mengamati helikopter yang menjauh dari gedung tempatnya berpijak.

“Suzy-ah kau disana?”

“Ne, waeyo Minho?”

“Korban berhasil di amankan. Apa kau melihatnya?”

“Apa?”

“Helikopter itu?”

“Ya dia terbang menjauh. Misi pertama kita gagal” ucap Suzy kecewa

“Tak apa yang terpenting Tuan Lee selamat. Tapi hey bagaiamana kau tahu penyamarannya?”

“Aku sempat membaca tentang peraturan yang berlaku untuk office boy pada rapat ini. Tidak ada perhiasaan yang menempel di tubuh termasuk gelang dan masalah masker bukankah sudah di beritahu yang memakai hanya kita berdua. Tidak ada yang lain

“Ingatanmu memang yang terbaik nona bae”

“Aku anggap itu sebagai pujian tuan muda choi”

“Yaa !! Sudah kubilang jangan memanggilku dengan sebutan itu”

“Yaa kau ingin membuat gendang telingaku pecah ya”

“Dasar Nona mengerikan”

“Tuan Muda Choi !!” pekik Suzy tak terima

“Yaa ..”

Suzy segera melepas Talk-Mic miliknya sebelum Minho kembali berteriak. Ia memegang perutnya yang tadi di tendang oleh office boy paslu itu.

“Sebenarnya siapa kau ?”

To Be Continued……..

Otthaeyo ?? Apakah semakin menarik atau sebaliknya ?? Kritik dan saran sangat membantu. Dan setelah FF ini berarti tandanya tinggal satu FF lagi sebelum aku RESMI HIATUS. Dimohon reviewnya yaaa

Iklan

18 thoughts on “SPY Chapter 2

  1. Aaa….kita sm” kelas 12 thor, hehe
    cowoknya siapa, Myungsoo kah? Kyaaa…..iya kan? Ya kan? #maksa banget
    keren, tapi adegan aksinya kurang berasa, fighting thor…

  2. Ceritanya seru dan keren koq thor, action jg uda mulai ada, akhirnya suzy ketemu jg sama pelaku, tp penasaran apa suzy bisa kenal pelakunya? Wah thor uda mau hiatus y sebelum hiatus selesain ff nya y. Ditunggu lanjutannya.
    😀

  3. masih menarik thor*suka bagian action, lebih seru. Tapi disekolah suzy kerjaan’a menggrutu terus*trnyata cerewet juga dia*
    itu yg brantem sama suzy siapa yh? Apa Wonho atau myungsoo(kalau ada), pnasaran thor, d’tunggu next’a

  4. Akhirnya ff ini dipost juga Ћϱћϱћϱ (ړײ) Makin keren thor.. N makin penasaran..
    Eunji lucu bgt deh Ћϱћϱћϱ (ړײ)
    Ditunggu kelanjutannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s