[Prologue] SPY

spy

Tittle: SPY ||Author: Han Hye Woo a.k.a @Apriyani96 || Genre: Romance, action, mystery || Rating: PG +13 || Length: Chapter|| Main cast: Choi Minho, Bae Suzy, Lee Jinki, Kim Jong In a.k.a Kai|| Supp. Cast: OC

Poster Art’s by (http://cafeposterart.wordpress.com)

Kalian tahu? Ini FF action pertamaku… Hehe dan ini baru prolognya. Jika banyak kekurangan tolong di koreksi karena aku masih abal-abal dalam menulis

Warning : Typo bertebaran dimana-mana. dan ini asli karya ku.

 *****

Happy Reading ^^

Author POV

Beberapa orang dengan jas putih berjalan berkeliling dengan gelisah, ini sudah ke-30 menit mereka menunggu. Beberapa diantaranya yang merupakan kolonel berpangkat bintang tiga mendesah kecewa.

Kkkiitttt~~

Pintu ruangan besi terbuka, beberapa jendral, polisi, dan beberapa ilmuwan keluar dengan muka kusam.

“Insepktur Lee” panggil seorang sersan tingkat atas

Orang yang dipanggil Inspektur itu hanya menggeleng pasrah, ia benar-benar frustasi.

“Apa boleh buat kita harus segera mencari ke-tiga orang tersebut. Semakin cepat  menemukannya maka semakin cepat pula Korea Selatan damai” saran kolonel Kim

Inspektur Lee memijit keningnya, jika bukan dia pemimpin misi kali ini, mungkin dia sudah mengundurkan diri sejak dulu

“Baiklah, ayo kita temui mereka” ucap Inspektur Lee

Inspektur Lee, Kolonel Kim, dan satu ahli teknologi yang lebih suka disebut  dengan Prof. Jonghyun, memasuki sebuah mobil Mercedes hitam mengkilat, sopir itu mengagguk saat Kolonel Kim mengatakan tujuannya.

Mobil melaju sedikit kencang membelah kota Seoul yang ramai, meski jam makan siang sudah terlewat sekitar satu jam yang lalu namun tak membuat jalan raya kosong.

“Berhenti di Hanlim Multi Art High School”

Sekali lagi sopir itu mengangguk tegas, ia menambah laju mobilnya. Sopir itu merupakan pria korea tulen yang tidak sengaja dilahirkan dan sedikit dibesarkan di barat yang membuat gaya bicaranya sedikit berantakan dan gaya berpakaiannya lebih rapih dibanding orang korea pada umumnya. Mungkin, jika dia sedang berjalan sendiri kau akan menanggapnya seorang pegawai kantoran atau pejabat penting lainnya.

Sopir itu memilih gang-gang sempit untuk memotong jalanan, ia tahu ketiga tuannya sedang terburu-buru dan ini bukan dalam rangka kemanusiaan.

“Berhenti”

Jaehyun begitulah nama sopirnya mengerem mendadak. Badannya sedikit terbanting kedepan, ia melirik kaca dashbornya memastikan ketiga tuannya baik-baik saja.

“Lihat”

Kolonel Kim menunjuk seorang yeoja dengan seragam olahraganya sedang berkelahi dengan 3 atau 4 pria berbadan hitam legam dengan otot besar dilengannya, mereka semua berwajah gelap dengan kumis tipis namun satu diantaranya menggunakan baju yang jauh lebih baik dibanding dengan teman-temannya, wajahnya sangat tampan dan tidak ada otot-otot kasar. Badannya semampai, dengan gaya rambut seperti Siwon Suju, mungkin dialah pemimpinnya.

Inspektur Lee menurunkan kacamata bulatnya memastikan bahwa yang dilihatnya benar-benar seorang yeoja.

Yeoja itu dengan seragam olahraga berwarna biru muda meliukan badannya saat salah seorang pria melemparkan tinjunya. Gadis itu menyikut keras pria yang ada dibelakangnya dibagian rahang, pria itu limbung sebentar dan kemudian terkapar di tanah. Satu telah tumbang.

“Sialan kau” teriak temannya

Ia memecahkan botol dan menggunakan ujungnya yang runcing sebagai senjata, namun sebelum botol itu benar-benar mendarat di bagian tubuh gadis itu, gadis tersebut sudah menendangnya terlebih dahulu yang membuat botol itu terjatauh. Pria itu merah padam dibuatnya

BUKKK

Gadis itu berhasil meninju perut serta kepala belakangnya. Dua telah tumbang.

“Biadab !! Kemari kau”

Pria dengan kaos kotak-kotak berwarna coklat itu menggeram, memasang kuda-kudanya. Ia bersumpah akan membalaskan dendam kedua temannya pada seorang anak tengik yang berani bermain-main dengannya.

Gadis itu tersenyum lemah, ia juga memasang kuda-kuda andalannya dan tanpa di duga-duga gadis itu mencengkram tangan pria tersebut, memelintirnya, menariknya kedalam pundaknya dan Bukk Ia berhasil membantingnya di tanah.

“Kupikir tulang punggungmu akan retak”

Kini giliran pria berwajah tampan, Gadis itu kembali memasang kuda-kudanya kali ini ia kan mengeluarkan jurus taekwondonya.

“Kita urus lain kali saja”

Pria itu berlari meninggalkan teman-temannya dan hilang di balik gang-gang sempit yang berkelok-kelok.

“Dasar pengecut kau !!”

Gadis itu tersenyum kemenangan, ia mengambil tasnya yang sebelumnya ia letakan di tanah. Dan berjalan dengan santai meninggalkan 3 orang pria yang menggenaskan.

“Bagaiamana?”

Kolonel Kim tersenyum penuh arti, gadis itu. Ya, gadis itu adalah salah satu targetnya untuk dijadikan agen khusus dalam misi kali ini.

“Dia terlihat sangat kuat. Tapi kenapa kita harus memilihnya? Apa yang dia punya?” tanya Prof. Jonghyun

“Dia gadis SMA yang pandai dalam hal bela diri, ia sudah meraih sabuk hitam karate, sabuk merah Taek Won do dan sekarang dia sedang mempelajari Judo. Dia juga terkenal sangat pintar ah tidak dia bukan pintar tapi cerdas dan memiliki IQ tertinggi di sekolahnya”

“Apa yang membuat dia tertarik untuk misi kita?”

“Inspektur Lee, kau sepertinya sangat bersemangat. Dia adalah seorang gadis miskin yang tinggal dengan kakak dan ibunya yang cacat. Namanya Bae Suji. Ia membutuhkan banyak uang untuk menghidupi keluarganya, ia belajar banyak bela diri bukan hanya untuk bermain-main melainkan untuk memperoleh beasiswa dan sedikit uang jajan jika dia memenangkan kejuaraan. Lalu dari mana uang untuk membayar latihannya? Itu mudah keluarga terdekatnya memiliki sanggar bela diri Karate, Judo, dan Taekwondo meski belum terlalu besar, dia berlatih dengan saudaranya tanpa dipungut biaya seperser pun karena mereka tahu keadaan ekonomi keluarganya”

“Lalu?”

“Begini Prof. Jonghyun, intinya dia rela melakukan apapun demi uang”

“Cih, bukankah itu tipe seorang pengkhianat” disi Prof. Jonghyun

“Oh, tidak. tidak. Dia tetap gadis baik dalam hal ini harus dijelaskan dia rela melakukan apapun demi uang asal tidak melanggar hukum dan sifatnya sangat setia jadi kemungkinan untuk berkhianat kurang dari 40 %”

“Kau bisa menjaminnya?”

“Prof. Jonghyun sepertinya kau sangat meragukanku dalam hal pengintaian. Aku sudah mengintai lebih dari 1750 siswa selama 4 bulan dan ketiga orang itu selama 3 bulan. Dan kau tahu sendiri kan kemampuanku?”

Prof. Jonghyun tersenyum remeh, ia memalingkan wajahnya kearah Inspektur Lee yang sedang memijit keningnya suatu kebiasaan jika dia sedang mengalami frustasi tingkat akut.

“Apa kekurangannya?” tanya Inspektur Lee

“Dia gadis yang sangat susah diatur, keras kepala, tidak menarik sebagai yeoja, dan satu hal lagi, ini sangat berbahaya jika tidak dilatih”

“Apa?”

“Tempramen yang sangat tinggi dan tingkat kesabarannya bisa dibilang krisis”

Inspektur Lee mendelik, justru itulah kemampuan yang wajib dimiliki seorang agen khusus. Lalu jika dia tidak memilikinya maka percuma saja semua kemampuannya.

“Tenang saja Inspektur Lee aku yakin dia akan mengalami peningkatan yang sangat memuaskan setelah dilatih selama 1 tahun”

Inspektur Lee kembali memijit keningnya. Misi benar-benar dapat membuatnya gila, semua jalan yang dianggap dapat menanganinya ternyata gagal total. Orang itu ah tidak, mungkin dia hantu hanya hantu yang dapat melakukan pemboman di daerah Busan yang menewaskan lebih dari 20 orang dan membuat 34 orang luka tanpa adanya barang bukti maupun saksi. Tidak hanya itu dia telah mencuri dokumen-dokumen negara dan membakarnya di salah kantor pejabat pajak. Hanya orang itu yang mampu membuat negara Korea Selatan yang aman dan damai menjadi tidak karuan.

Inspektur Lee, memandang kepergian gadis itu yang hanya terlihat sebagai titik saja. Dia menghela nafas lalu mengalihkan pandangannya kearah Kolonel Kim

“Lalu yang kedua?”

“A yang kedua. Dia anak dari Pengacara Choi namanya Choi Minho”

“Untuk apa anak itu dilibatkan dalam misi ini? Dia orang berkecukupan, lalu apa masalahnya?”

“Ada alasan tersendiri?”

“Kolonel Kim kita sedang tidak bermain-main”

“Tenang saja Prof. Jonghyun, percayakan padaku. Dia akan menjadi agen yang handal”

“Lalu Apa keistimewaannya?”

“Dia pencari informan yang handal dan seorang tukang samar yang ulung terbukti dari cara dia melarikan diri dari ketatnya pengawasan ayahnya, dia tak pernah ketahuan sedikitpun meski jaraknya dengan penjaga hanya berjarak 30 cm dia tetap tidak ketahuan”

“Kauyakin?”

“Anda meragukanku Prof. Jonghyun?”

“Hanya mengecek saja”

“Apa kelemahannya?” tanya Inspektur Lee

“Dia bukan seseorang yang mudah diatur, pemberontak dan sedikit manja”

“Oh, bagus kelemahannya tidak terlalu buruk” ucap Inspektur Lee sedikit lega

“Dan pemuda yang terakhir. Mungkin kalian harus menyaksikannya sendiri, Jaehyun antarkan kami ketempat lokasi ketiga Block 4 D kau tahu kode itu kan”

“Yes, Sir”

Jaehyun memiringkan topinya suatu kebiasaan jika dia sedang bersemangat. Jaehyun melajukan kembali mobilnya ketempat yang diinginkan Kolonel Kim. Setelah melewati jejeran toko dan kebun kosong yang menghampar berantakan tak terurus, mereka tiba disebuah rumah sederhana dengan cat berwarna biru terang dan di depannya terdapat banyak beraneka macam tanaman mungkin si pemilik rumah sangat menyukai bunga-bunga berwarna warni.

Kolonel Kim membuka pintu mobil dan melangkah dengan santai kearah rumah itu yang diikuti dengan kedua rekannya. Ia mengetuk pintu berwarna coklat kalem.

“Siapa?”

Seorang ahjuma berumur sekitar 45 tahu nmembukakan pintu rumahnya. Ia tersenyum bingung melihat kedatangan ketiga orang asing yang tengah menatapnya.

“Maaf anda siapa?”

“Kami dari panitia lomba Voli” bohong Kolonel Kim

“Astaga !! Akhirnya anak itu berguna juga”

“Mari silahkan masuk, maaf berantakan”

“Tidak perlu repot..repot ahjumma kami hanya ingin melihat keadaan Lee Jinki. Karena kami harus mengecek kesehatannya”

“Baiklah akan saya panggilkan” ucap ahjumma itu ramah

“Tidak perlu, apa boleh kami ke kamarnya?”

Ahjumma itu mengagguk paham ia mengantarkan ketiga orang itu kedepan pintu anaknya.

“Maaf aku harus menyiapkan cemilannya”

“Tidak usah repot-repot ahjumma”

“Ini tidak merepotkan sama sekali”

Ahjumma tadi pergi ke dapur kecilnya untuk membuatkan ketiga tamunya makanan istimewa.

Kolonel Kim membuka perlahan kenop pintu, ia tersenyum miring saat didapatinya seorang laki-laki dengan gaya rambut acak-acakan sedang menatap serius kearah Laptop hitam miliknya.

“Kita lihat apa yang dilakukannya” bisik Kolonel Kim pada kedua rekannya.

Kolonel Kim, Inspektur Lee, dan Prof. Jonghyun berjalan perlahan ke arah tempat namja itu duduk membelakangi mereka.

“Bingo !!” pekik laki-laki itu

Prof. Jonghyun melotot saat melihat laki-laki itu dengan gampangnya merusak sistem pertahanan Bank. Tangannya mengepal sempurna mengingat software pertahanan yang di jebol adalah ciptaannya sendiri, maha karyanya yang sangat indah dan tiada tanding di Korea.

“Well, Well.. kau harus membayarnya anak muda”

Laki-laki itu terperanjat, ia menutupi laptopnya dengan tubuhnya sendiri. Keringat dingin yang sudah agak mengering kini kembali lagi membanjiri wajah pemuda tadi.

“Kau seorang hacker?? Lihat kau berhasil membobol  Hana Bank”

“Siapa kalian” bentak laki-laki tadi

“Well, Lee Jinki kau melanggar Undang-undang dan itu patut dipermasalahkan”

“Siapa kalian !!”

Kolonel Kim mengeluarkan tanda kepangkatannya dan menyodorkannya pada Jinki.

“Kau seorang Kolonel?”

“Ya begitulah”

Jinki mengusap keringatnya, ia menjerit tertahan begitu mengingat kolenel itu sedang memergokinya membobol bank.

“Aku mohon aku hanya iseng. Aku tidak benar-benar ingin membobolnya. Aku mohon jangan penjarakan aku, aku hanya seorang siswa SMA”

Kolonel Kim tertawa renyah, laki-laki ini sangat pengecut.

“Jika kau tidak ingin tertangkap maka bergabunglah dengan kami”

“Bergabung dengan apa?”

“Kami sedang membutuhkan relawan ah tidak.. tidak… mungkin lebih tepatnya pahlawan, mungkin itu terlalu berlebihan tetapi intinya kami ingin merekrutmu menjadi agen khusus kami. Tenang saja kami dibawah lembaga pemerintahan yang legal kau tidak perlu cemas”

“Jadi kalian ingin merekrutku menjadi agen khusus kalian? Jangan bercanda, apa kalian ingin menipuku ayolah itu bukan lelucon yang keren”

“Kami bersungguh-sungguh Lee Jinki kau mempunyai ketrampilan yang luar biasa di bidangmu. Mengutak-atik komputer dan membuat suatu alat. Kami oh bukan tapi Korea Selatan membutuhkanmu”

“Apa maksud kalian?”

“Kau ingat pemboman yang terjadi di Busan? Kami ingin menangkap dia tapi tidak dengan agen kami, dia sudah cukup mengenali seluruh anggota kami beserta bela dirinya untuk itu kami merekrut beberapa murid SMA karena berdasarkan gosip yang beredar orang misterius itu baru seumuran sepertimu”

“Tunggu… Tunggu… Kau bilang beberapa orang kan? Berarti bukan hanya aku saja?”

“Begitulah, ada 2 orang. Satu seorang yeoja dan satunya lagi namja”

“Ini keren tapi maaf sepertinya kalian salah memilih orang. Aku bahkan tidak pernah memenangkan penghargaan apapun selama hidupku”

“Kau belum bukan tidak pernah. Sayangnya kau tidak punya pilihan lain, menolak berarti penjara” ucap Kolonel Kim tenang

“Baiklah… Baiklah…  Aku ikut. Tapi organisasi ini legal kan?”

“Lembaga bukan organisasi. Tentu saja legal, bodoh” desis Prof. Jonghyun

“Sabar Prof. Baiklah nak, selamat bergabung”

Kolonel Kim tersenyum penuh arti lalu kemudian berbalik meninggalkan Jinki yang masih terpaku melihat ketenangan Kolonel Kim saat berbicara.

To Be Continued……..

 

Jika kalian pengin tahu kenapa TBS 4 Lammaaaaaa banget. Nih karena ggarap ni FF.
Otthaeyoo? Jika kalian ga ngerti action dia tas tolong kasih saran ya chingu ^^ Jebal.
Ini FF ACTION pertamaku jadi jika banyak salah dan membingungkan jeongmal Mianhae..

Aku mau ngucapin terimakasih buat saengku Siti Sofiah karena dia sudah menghidupkan jiwa Minzy shipper *kumat -,-* dan terimakasih buat readers karena req. Mizy couple…

Eh tapi RCL yoooo

Iklan

23 respons untuk ‘[Prologue] SPY

  1. keren dan seru thor jadi gak sabar tunggu part 1 nya. aplgi ini ff ada minzy y thor gak sabar moment minzy.^^. karna di picture gambar kai, dikirain kai yg bakal di rekrut jdi spy ternyata jinki. ff action keren thor. di tunggu part 1 nya.
    😀

  2. Ciee ekaa bikin ff action..ini ff mudah dmngerti kog kaa, ceritanya,alurnya, bhasa nya,bagus.
    Keren nih.
    Eiya, mending TBS slesain dlu deh, timbang tar mikir next ff ini ama tbs..bercabang deh otaknya. 😀
    Oya,ada typo tuh..saran: sebelum ngepost,edit dlu deh.wk

    1. iyaaaa kaaaa….
      Gara-gara baca yang disaranin eonni jadi kepikiran.
      Okeh TBS. Tapi nyelesai satu lagi ya eonn biar akunya lega gituuu bisa konsen ke dua FF ini.

      Haha, kemaren buru-buru sih jadinya banyak typo lain kali bakalan aku edit dehh

  3. Wow daebak daebak thor! Ahh gak sabar pengen baca part 1 nyaa, gak sabar pengen baca pertemuan Suzy dengan Minho hihi. Ditunggu lohh thor! Gak bisa kasih saran karena ini bener-bener keren._.

  4. huaaaa kereenn… DAEBAAAKKKKK bangeeeetttt thorr..
    wah wah… saya sangat gk sabr nunggu part 1 nya…
    uaaaa…. Bae Suzy, Choi Minho, Lee Jinki…
    huaaa…. gk sabar nunggu aksi mereka di part 1nya..
    jaddii.. Sangat ditunggu.. dan Semangat^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s