Jealous? Of Course !!

Untitled-1 muahhh

Tittle: Jealous? Of Course !! || Author: Han Hye Woo a.k.a @Apriyani96 || Genre: Romance, comedy || Rating: PG +13 || Length: Oneshoot || Main cast: Kim Myungsoo // Bae Suzy || Supp. Cast: Infinite Member and Fei Miss A

Ini terinspirasi waktu liat tuh MV nya Sunggyu Oppa… Hua kenapa Myungsoo Oppa sama yeoja lain bukan Suzy eonni aja. Wae !! *tereak ala Changmin* udahlah lupakan. Dan masakannya terinspirasi dengan adegan WGM KhunToria
I Hope you enjoy !!

Warning : Typo bertebaran dimana-mana. dan ini asli karya ku.

~~~~~>.<~~~~

Happy Reading

Suji POV

Kimbab? Kupikir tak ada tantangannya untuk membuatnya, buktinya aku sudah menyelesaikan kimbab-kimbabku dengan rapih tidak ada gulungan yang hancur lalu kenapa Jia eonni harus berteriak tidak jelas malam natal tahun lalu.

“Aku memang pintar”

Sejenak kupandang hasil kerjaku tidak terlalu buruk, bahkan sangat brilian. Jadi, apakah Myungsoo Oppa akan menyukainya.

“Aku harus bersiap”

Aku membereskan semua kimbab-kimbabku dan beberapa makanan ringan yang sudah kusiapkan sebelumnya.

“Sudah siap”

Bae Suji kau adalah yeoja terbaik didunia. Aku sangat bangga padamu, selain cantik kau juga dapat membuat kimbab dengan baik.

“Omo, sudah jam segini, aku harus cepat” pekiku kaget saat melihat jam di dinding

Aku bergegas, kedalam kamar berganti pakaianku dan berdandan sedikit.

“Neomu yeoppo”

“Suji-ah, kajja eonni harus menghadiri acara variety show”

Aisshh Min eonni tak bisa bersabar sedikit, aku harus berdandan dulu untuk menemui Myungsoo Oppa.

“Suji-ah, atau kau pergi sendiri dengan menggunakan bus atau taksi ke dorm Infinite?”

Yaa, apa dia ingin aku mati muda karena dicekik Inspirit.

“Ne, eonni”

Segera kusambar tas selempangan unguku dengan asal, Min eonni kapan akan melatih kesabaranmu selalu saja terburu-buru.

“Aku sudah siap”

“Kajja”

~~~~~>.<~~~~

Tenggg Nongg… Tenggg Nongggg

Mereka kemana? Kenapa tidak ada yang membukakan pintu? Aissshh, jangan-jangan meneger Lee berbohong padaku.

CEKKLEKK

Kulihat seseorang menampakan dirinya dibalik pintu dorm Infinite.

“Sungjong Oppa” teriaku senang.

“Ige” aku memberikannya semua barang bawaanku.

Ah, rasanya sudah lama sekali aku tidak bermain ke dorm Myungsoo Oppa lebih tepatnya 3 bulan yang lalu tunggu 3 bulan atau 4 bulan. Mollayo

“Sungjong-ah, nugu?” teriak Woohyun Oppa.

“Suji dari Miss A”

Kudengar beberapa suara gaduh sebelum mereka berbaris rapi menyambut kedatanganku.

“Annyeonghaseyo Oppa, aku membawakan beberapa makanan ringan untuk kalian dan aku juga membuat kimbab spesial untuk kalian Oppaku”

“Wah, Jinjja? Kau memang yang terbaik Suji” puji Hoya Oppa

“Keunde kemana perginya Sunggyu Oppa dan Myungsoo Oppa?”

Sedari tadi aku tidak melihat atau mendengar kedua makhluk itu padahal biasanya Myungsoo Oppa akan memelukku hangat dan Sunggyu Oppa akan meneriakiku kemudian mengacak rambutku.

“Sunggyu hyung, dia sedang debut untuk album Solonya dan Myungsoo hyung, molla aku tidak melihatnya”

“A..Kureyo”

“Suji-ah, lupakan Myungsoo bukankah disini ada aku”

Aisshhh, Hoya Oppa selalu saja bertingkah seperti itu memangnya dia tidak kapok saat Myungsoo Oppa memarahinya beberapa bulan yang lalu karena sering menggodaku.

“Kau benar-benar ingin dicekik Myungsoo” sindir Seungyeol Oppa

Hoya Oppa langsung mengerucutkan bibirnya, wah neomu yeoppo seandainya aku tidak mengenal Myungsoo Oppa mungkin sekarang aku sudah menjadi namjachingu Hoya Oppa.

“Suji-ah, Apa kau yang membuat kimbab ini?” tanya Woohyun Oppa

“Tentu saja aku yang membuatnya. Otthae? Rapih bukan?”

“Kau yang membuatnya? Kau pasti bercanda. Mana mungkin kau dapat membuat kimbab ini”

“Yaa Namu, Namstar, Namgrease, Bolmae.” pekiku kesal.

“Aigoo, kau tak perlu memanggilku dengan semua sebutan itu. Cukup kau memanggilku dengan sebutan Woohyun tampan”

Dia mulai lagi, entah sifat narsisnya akan menghilang kapan.

“Emmm Suji mashita” puji Dongwoo Oppa saat mencicipi kimbabku.

Aku tersenyum bangga melihat semua member Infinite bergerombol merasakan kimbab buatanku.

“Mashita” gumam semua member Infinite

“Kau benar-benar yang membuatnya?” tanya Woohyun Oppa ragu

“Yaaa Namu, Namstar, Namgrease, Bolmae. Tentu saja aku yang membuatnya”

Woohyun Oppa memandangku jahil, kau menang hari ini Oppa, kau sudah membuat darahku naik tensi.

“Namstar babo, jangan meragukan keahlian Suji” bela Hoya Oppa.

“Kalian membuatku pusing selalu saja bertengkar” ucapku kesal melihat keduanya bertengkar tidak jelas.

Aku memberingsut kesal, meninggalkan semuanya yang masih sibuk dengan kimbab dan makanan ringan yang kubawa aku tak habis pikir kenapa Myungsoo Oppa betah tinggal dengan mereka semua yang sangat menyebalkan.

“Oppa aku bosan, bolehkan aku meonton TV?” tanyaku disertai aegyo andalanku.

“Mau kutemani Suji-ah?”
Hoya Oppa melangkahkan kakinya mendekat namun dengan gerakan cepat Dongwoo Oppa menarik kerah bajunya.

“Kau, harus mencuci piring dulu. Ini bagianmu”

“Dongwoo hyung” rengek Hoya Oppa

“Shirro”

Aku tertawa kecil melihat pertengkaran mereka.

“Suji-ah”

“Waeyo?” tanyaku pada Sungjong Oppa yang tiba-tiba berada didepanku

“Emmm begini… Tidak..Tidak… Emmm Otthokae”

Kulihat Sungjong Oppa sedang memainkan jemarinya kearah udara, aku yakin dia ingin mengatakan sesuatu yang penting tetapi tidak tahu cara menyampaikannya.

“Waeyo Oppa?”

“Ani.. Aniyo”

Sungjong Oppa memandang lurus kearah TV yang sedang menampilkan Dream Team.

“Suji-ah cepat ganti KBS, aku ingin melihat MV Sunggyu hyung” teriak Dongwoo Oppa histeris.

Semua member mendekat kearahku mungkin lebih tepatnya ke depan TV. Ah iya bukankah Sunggyu Oppa debut sebagai penyanyi solo kalau tidak salah lagu utamanya 60 seconds kan.

“Ini untuk camilan kita”

Seungyeol Oppa memberikan kami kimbab dan makanan ringan lainnya.

Aku menatap layar TV datar, ini sudah hampir kelima kalinya MV ditayangkan  keunde namja sipit itu belum menampilkan batang hidungnya awas saja kalau MV nya jelek akan kubunuh dia nanti.

Author POV

Suji mengambil kimbab buatannya dengan sumpit, memasukannya kedalam mulutnya  tidak terlalu buruk rasanya sangat pas.

“Itu dia” pekik Dongwoo antusias

Gambar pertama menampilkan sebuah pergerakan jam yang berdetak kemudian berganti dengan adegan dimana Myungsoo sedang berjalan membawa payungnya, matanya terpana dengan seorang wanita yang sedang berdiri di depan cafe

“Oppa, kau”

Semua member terperanjat kaget, mereka lupa bahwa diadegan ini Myungsoo akan bermesraan dengan seorang yeoja.

“Ah, Suji kita bermain basket saja” ucap Sungjong menghalangi layar TV dengan badannya.

“Pasti menarik” timpal Hoya

“Singkirkan tubuhmu dari TV” ucap Suji tajam

Sungjong menelan ludahnya, melihat wajah Suji yang sudah berubah 180 derajat. Sangat menakutkan jika ia marah.

“Singkirkan badanmu LEE SUNGJONG”

Sungjong menatap para hyungnya meminta bantuan namun naas semua hyungnya hanya mendesah pelan, mereka terlalu takut menghadapi Suji ketika sedang marah cukup dengan Hoya saja yang dulu pernah dipukuli sampai dia harus merasakan sakit pada pantatnya berhari-hari.

Sungjong menyingkirkan badannya sebelum ia menjadi korban amukan Suji.

Suji kembali menatap tajam kearah Layar TV. Oh, bagus sekarang adegan dimana Myungsoo sedang memasak berdua dengan yeoja itu.

“Dongwoo-ah” bisik Seungyeol yang mampu merasakan atmosfer tak begitu baik.

Dilanjutkan dengan yeoja tadi menyuapi Myungsoo dengan pasta.

“Beraninya kau”

Suji mengambil kimbabnya kasar menggunakan sumpit kayu.

MV dilanjutkan dengan adegan dimana yeoja itu merebahkan badannya untuk tidur dipangkuan Myungsoo.

Suji memegang sumpitnya kuat-kuat dan BRAKK. Satu pasang sumpit patah dengan mulus dan kimbab yang sudah hancur lebur.

Semua member Infiite hanya menelan ludah membayangkan Myungsoo akan bernasib malang saat ia pulang kerumah nanti.

“Mati kau Kim Myungsoo”

Nafas Suji memburu saat melihat adegan mesra keduanya meski itu hanya akting hanya sebuah MV tapi hal itu mampu membuat jantung Suji merasakan sakit yang luar biasa. Tenggorokannya tiba-tiba  terasa tercekat yang membuat jalannya oksigen terhambat.

Butiran bening krystal mengalir pelan dari matanya, ia sangat sakit melihat namjachingunya bermesraan dengan orang lain. Jujur saat ini ia sangat iri dengan model itu, dia mampu mengumbar kemesraannya dengan Myungsoo walau hanya sebatas kerja sedangkan dia, dia harus menyembunyikan hubungannya setengah mati agar terhindar dari serbuan fans. Jangankan untuk berjalan berdua saling menatap saat acara variety show pun mereka harus menahannya.

Suji segera menghapus air matanya, toh buat apa dia menangis karena seorang namja yang mungkin saat ini tidak memikirkannya.

“Apa dia belum memberitahumu?” tanya Seungyeol hati-hati

Suji menggeleng pelan. Myungsoo memang belum memberitahukannya tentang masalah ini, bahkan meminta ijin pun dia tak pernah.

“Sudah selesai” ucap Dongwoo pelan

Suji bangkit dari duduknya, ia mengambil dua buah kotak yang tersusun rapih oleh kimbab buatannya. Awalnya dia ingin membeirkan satu untuk namjachingunya karena ia sangat menyukai kimbab dan yang satu lagi untuk Sunggyu hadiah atas debut solonya.

Tingg….Nonggggg

Bel dorm Infinite berbunyi disusul dengan bunyi ceklekk dari pintu.

“Hyung” pekik Sungjonng

Myungsoo menatap Sungjong heran, tidak biasanya Sungjong memanggilnya dengan raut muka cemas ditambah lagi dengan eksperesi semua temannya yang tak bersahabat.

“Matilah kau” lirih Hoya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya

Myungsoo mengerutkan keningnya bingung, ditatapnya wajah Sunggyu dengan ekspresi  meminta penjelasan.

“Mana kutahu, aku dan kau kan baru sampai”

Sungjong menunjuk seorang yeoja yang sedang mematung memunggungi mereka.

“Apa itu Suji? Kenapa kau tak memberitahuku kau ada di dorm” ucap Myungsoo senang.

Semua member hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kebodohan Myungsoo kecuali Sunggyu tentunya.

“Kenapa aku harus memberitahumu?” tanya Suji datar.

Ia membalikan badannya melihat kearah Namjachingunya.

“Namstar, ayo kita membereskan kamar” ucap Hoya sambil menarik paksa Woohyun.

“Appo,, perutku sakitt. Aku akan kekamar mandi dulu” ucap Dongwoo sambil berpura-pura memagangi perutnya.

“Hyung aku ikut kekamar mandi” teriak Seungyeol yang menyusul kepergian Dongwoon

“Sunggu hyung, kajja kita berselca ria” ajak Sungjong.

“Shirro” tolak Sunggyu keras, ia baru saja tampil di acara Music Bank.

“Kalau begitu, aku akan bercerita tentang  Jiyoung”

“Jinjja? Tapi aku harus minum terlebih dahulu, aku sangat haus”

Sungjong menarik lengan Sunggyu untuk segera menjauh dari Myungsoo maupun Suji.

“Yaa, aku ingin minum Sungjong-ah”

Sunggyu meronta untuk dilepaskan namun sayangnya tarikan Sungjong menambah erat.

“Waeyo?” tanya Myungsoo yang mulai sadar dengan sikap Suji.

Suji  memutar bola matanya, ia berjalan ringan mengambil tasnya dan dengan segera meninggalkan tempat itu

“Tunggu” tanya Myungsoo tajam

“Wae?”

“Kau kenapa?”

Suji memicingkan matanya tak percaya. Oh bagus sekarang namjachingunya tak tahu kesalahan apa yang dibuatnya.

“Itu untuku?” tanya Myungsoo menunjuk dua buah kotak.

“Ani, ini untuk Sunggyu Oppa. Semuanya, aku tidak membuatkannya untukmu. Mian” ucap Suji datar.

Ia melangkah maju mendekati Myungsoo, diraihnya tangan milik Myungsoo.

“Katakan pada Sunggyu Oppa, Selamat untuk Debut solonya” ucap Suji dingin

Suji memberikan dua kotak itu kedalam tangan Myungsoo. Ia menatap bola mata namjachingunya tidak tersirat sedikitpun rasa penyesalan atau bersalah, Suji tersenyum sinis sepertinya hanya dia yang mencintainya tapi tidak dengan namja itu.

“Bye….”

Suji membanting pintu dengan sangat keras, Myungsoo hanya mampu terkejut melihat kelakuan Suji yang menurutnya sangat aneh. Myungsoo berpikir sejenak, ia tak mempunyai masalah apapun lalu kenapa Suji mendinginkannya. Ini lebih buruk dari pada Suji memarahinya.

“Hyung” panggil Sungjong takut

“Mana yang sakit?” tanya Dongwoo yang sudah keluar dari kamar mandi

“Yaa, Dongwoo hyung kau gila, aku hampir mati kekurangan oksigen karena bau kentutmu itu. Apa sih yang kau makan” teriak Seungyeol dari balik Kamar mandi

“Salah siapa kau mengikutiku ke kamar mandi” balas Dongwoo

Myungsoo mengehala nafas panjang disaat sepeerti ini Dongwoo dan Seungyeol masih saja bertengkar seharusnya mereka memikirkan keadaan Suji.

“Kau dan Suji apakah kalian putus” tanya Hoya histeris

Myungsoo POV

Apa!!! Aku hampir saja memuntahkan air yang baru kuminum. Apa Hoya hyung gila, kami tidak sedang bertengkar sama sekali jadi tentu tidak mungkin kami putus.

PLETTAAKKKK

Sunggyu hyung menjitak kepala Hoya hyung cukup keras, kuharap dengan jitakan itu otakmu dapat berfungsi dengan benar.

“Appo..”

“Apa yang terjadi?” tanyaku begitu mengingat perlakuan Suji padaku

“Kau tidak tahu?”

Kalaupun aku sudah tahu akau takan pernah bertanya lagi, kenapa mereka bodoh sekali.

“Kau benar-benar tidak tahu?” tanya Woohyun

“Molla, wae?”

Semuanya menggeleng-geleng pasrah. Yaa memangnya apa yang terjadi kenapa kalian bertingkah aneh seperti itu.

“Aku sarankan kau harus membawa bantal duduk kemana-mana agar pantatmu dapat duduk dengan baik” Hoya hyung menepuk bahuku menenangkan

“Yaakk kalian ini kenapa? Apa yang terjadi?  Cepat katakan”

“Suji, cemburu melihat MV mu” jawab Sungjong datar

“MWO”

Mataku membelalak kaget, aku lupa tidak memberitahukannya. Omo~ Otthokae dia pasti marah besar, kau bodoh Kim Myungsoo kenapa kau tidak memberitahukannya atau meminta izin darinya.

“Jika kau benar-benar putus dengannya jangan lupa menghubungiku”

Kulirik Hoya hyung dengan tatapan membunuh, apa dia bilang. Jangan pernah berharap sedikitpun karena Bae Suji akan selalu menjadi miliku dan sampai kapanpun tetap akan menjadi miliku jika kau ingin memilikinya tidurlah dan bermimpilah.

“Hyung, Mianhae tadinya aku ingin memberitahukannya pada Suji tentang MV nya, keunde aku takut melihat matanya saat marah” lirih Sungjong

Aku mengacak rambutku frustasi, jadi masalah itu yang membuat Sujiku tidak memberi jatah makan Kimbab dan yang membuatnya berlaku dingin padaku.

Demi Tuhan, lebih baik aku dipukuli sampai tak berbentuk daripada aku harus menerima perlakuannya yang sangat dingin.

“Sunggyu hyung antarkan aku ke dorm Miss A sekarang”

“Yaa, kenapa harus aku. Hoya cepat antarkan dia”

Kau gila, menyuruh Hoya untuk mengantarku bagimana jika dia malah membawaku ke tempat lain atau memperkeruh keadaan. Aku tahu Hoya hyung takan pernah mengambil Sujiku tapi jika Aku dan Suji putus karena kesalahanku sendiri mungkin dia yang akan menggantikan keberadaanku di sisi Suji.

“Baiklah”

Hoya hyung mengambil kunci mobil dan berlalu mendahuluiku. Tuhan tolong kau beri dia akal yang sehat.

“Hyung tunggu” teriaku berlari kearahnya.

Author POV

Dorm Miss A terlihat sepi karena hanya ada Fei yang sedang menonton TV. Ia terlihat jenuh memperhatikan layar TV yang tidak menarik sama sekali baginya, ia mengganti-ganti channel Tvnya dengan malas. Matanya membulat saat melihat MV berisi Myungsoo yang sedang mencium yeoja.

“Omo” pekiknya

Ia begitu terkejut karena setahunya, Suji tak pernah mengatakan apapun tentang Myungsoo akhir-akhir ini.

“Kuharap Suji dapat menerimanya”

BRAKKKK

Pintu dorm terbuka lebar, Fei mendengus kesal, siapa yang berani membuka dorm Miss A dengan sangat kasar jika itu member Miss A, ia akan menasehatinya sampai kuping mereka panas.

“Omo~ Suji-ah” teriak Fei

“Eonni”

“Waeyo? Apa yang terjadi? Kenapa kau menangis?”

Suji langsung memeluk eonninya, menangis sepuasnya pada pundak eonninya.

“Wae?” tanya Fei mengelus punggung Suji

“Myungsoo dia…”

“Aku tahu, apa dia meminta ijin atau memberitahukanmu sebelumnya?” tanya Fei

“Ani, dia menyembunyikannya bahkan seminggu ini kami tidak berkomunikasi”

Fei menghela nafas panjang, sangat rumit menjalani sebuah hubungan jika kau artis yang terkenal, komunikasi adalah alat satu-satunya penghubung mereka untuk tetap bertahan tapi jika komunikasi kurang rasa curiga akan muncul dan takan terelakan keraguan juga dapat menemainya yang membuat kandasnya suatu hubungan.

“Itu hanya sebuah MV, mereka tidak benar-benar berpacaran. Mungkin Myungsoo lupa memberitahukannya”

“Lupa?” ucap Suji parau

Lupa? Alasan klasik yang sangat memuakan, lalu apakah setelah ini Myungsoo akan melupakan hubungan mereka?

“Kau harus dapat mengerti Myungsoo adalah idol terkenal tidak menutup kemungkinan jika dia akan digosipkan dengan yeoja lain atau bermain drama dengan mesra dengan artis lain”

“Tapi sebelumnya dia selalu memberitahukannya padaku”

Tokkk…Tokkk

Sebuah ketukan yang terdengar cukup keras membuat keduanya saling berpandangan heran.

“Aku akan membukanya”

Fei berjalan ke arah pintu dengan santai, dibukanya pintu dorm mereka dengan pelan siapa tahu anti fans yang nekat berbuat bermacam-macam.

BRAKKKK

Pintu terbuka lebar paksa oleh Myungsoo dan langsung melesat masuk kedalam.

“Ahh… Myungsoo” pekik Fei terkejut

“Omo Kim Myungsoo”

Fei baru teringat masalah yang sedang dihadapi keduanya. Bagaimana dengan Suji pasti sekarang ini dia tidak ingin bertemu dengan Myungsoo.

Hoya langsung menahan tangan Fei saat Fei ingin menyusul Myungsoo
“Biarkan mereka menyelesaikan masalahnya, mereka sudah sama-sama dewasa”

Fei mengerjapkan matanya tak percaya, bukankah Hoya juga menyukai Suji lalu kenapa ia malah mendukung Myungsoo untuk menyelesaikan masalah mereka.

“Aku hanya ingin mendapatkannya ketika dia benar-benar tidak mempunyai perasaan apapun ke Myungsoo meski itu terlihat mustahil”

Fei tersenyum mengerti ia baru menyadari sikap dewasa Hoya yang tersembunyi oleh sikap manjanya.

Keduanya menatap sosok Myungsoo dan Suji, memperhatikan setiap gerik Myungsoo yang sedang memintaa maaf pada Suji.

“Suji-ah, Mianhae karena tidak memberitahukanmu terlebih dahulu, seharusnya aku meminta ijinmu terlebih dahulu”

Suji tetap tak bergeming.

“Tapi itu hanya sebuah akting belaka aku tak mempunyai perasaan apapun padanya, hatiku masih tersegel kuat untukmu Suji-ah”

Suji membalikan badannya memunggungi wajah Myungsoo. Ia mencengkram kuat-kuat bajunya. Seharusnya dia senang karena namjachingunya meminta maaf atas kesalahannya tapi itu semua terlalu sulit dia sudah terlanjur mendapat bekas luka yang cukup dalam dan tak cukup hanya diobati dengan kata maaf.

“Yaa !! Bae Suji bersikaplah dewasa, kau seharusnya tahu resiko yang kita ambil” pekik Myungsoo kesal karena keberadaannya seolah tak dianggap.

Suji kembali menatap manik milik Myungsoo, air matanya kembali jatuh menelusuri pipinya.

“Mianhaeyo” sadar Myungsoo

“Seharusnya aku tahu kau juga seorang artis, kau dituntut untuk melakukan pekerjaan dengan yeoja lain dan seharusnya aku tahu, aku hanya seorang yeojachingumu bukan managermu yang berhak melarang artisnya”

“Mianhaeyo Oppa, jika aku marah aku hanya merasa sedikit iri”

“Iri?” tanya Myungsoo bingung.

“Aku iri dengan yeoja itu, dia bukan yeojachingumu, bukan dongsaengmu bukan juga orang terdekatmu keunde dia dapat bermesraan denganmu meski itu hanya sebuah akting belaka  tapi aku tetap iri padanya yang dapat bermesraan denganmu disebuah vidio yang nantinya akan dilihat oleh banyak orang. Aku hanya berpikir hubungan ini sangat melelahkan, aku tidak dapat memelukmu secara terang-terangan, duduk di dekatmu di depan publik. Andai saja dunia tak sekejam ini, aku akan berteriak pada dunia kau adalah namjachinguku. Namjachingu seorang Bae Suji Miss A tapi sepertinya itu sama saja mengharapkan bintang disiang hari, begitu mustahil”

Myungsoo menarik tangan Suji kedalam pelukannya, ia juga lelah dengan hubungan mereka yang terkesan seperti sebuah kejahatan.

“Aku lelah Oppa, aku lelah”

“Aku juga lelah chagiya tapi jangan pernah berpikiran untuk mengakhiri hubungan ini karena aku menyayangimu bahkan sangat mencintaimu”

Keduanya terdiam untuk waktu yang lama dalam posisi yang sama. Fei dan Hoya hanya tersenyum geli melihat pertengkaran mereka.

“Aisshhh, kalau begini aku gagal lagi menjadi calon namjachingu Suji” decak Hoya kecewa

“Yaa !!” pekik Fei kesal

“Arraseo.. Arraseo, aku hanya bercanda” ucap Hoya takut

Myungsoo memandangi keduanya sinis berharap mereka cepat pergi.

“Pergi, kehadiran kalian hanya mengganggu saja” ucap Myungsoo sinis.

“Yaa, kau dasar nappeun namja. Suji-ah habisi namjachingumu ini, sudah asal masuk dorm orang sekarang malah mengusirku” ucap Fei kesal

“Noona, aku hanya bercanda jangan marah nanti kau cepat tua. Lihat sudah banyak kerutan diwajahmu apa kau ingin menambahnya lagi” goda Myungsoo

“Hoya-ssi, kita pergi saja” Fei menyeret Hoya keluar dari dormnya

“Aigoo, seharusnya dia yang kuusir kenapa malah aku yang pergi” gumam Fei

Myungsoo melihat kepergian Fei dengan senyum kemenangannya setidaknya tidak ada yang mengganggunya sekarang.

“Apa kau bebas hari ini?” tanya Myungsool

“Ne, waeyo?” tanya Suji heran.

Myungsoo menarik tangan Suji mendekati ruangan yang berisi berbagai macam peralatan, kulkas, kompor dan beberapa bahan yang tersedia.

“Coba, kita lihat emmm tidak buruk”

Suji mengernyit kecil melihat Myungsoo yang sedang memperhatikan isi kulkasnya.

“Kau sedang apa?” tanya Suji agak parau

“Hey, berhentilah menangis dan cepat cuci tanganmu”

“Yaa, aku tidak menangis ini air mata bukan tangisan babo” teriak Suji tak terima

“Dasar yeoja aneh apa bedanya tangisan dengan air mata. Cepat cuci tanganmu, isshh pasti ditanganmu banyak sekali kuman”

Suji mencuci tangannya dengan kesal seharusnya sekarang Myungsoo sedang merayunya dengan kata-kata yang manis bukan menyeretnya ke dapur dormnya dan mengejeknya.
“Lalu sekarang apa?” tanya Suji sedikit kesal

“Ini, kau cuci dan jangan lupa potong-potong” Myungsoo menyodorkan sebuah kubis

“Kenapa aku, kenapa bukan kau saja” protes Suji

“Berhenti protes nona muda, ambil dan cuci sekarang” Myungsoo membalikan tubuh Suji untuk menghadap wastafel

Myungsoo tersenyum kecil melihat yeojachingunya yang terus mengomel tak jelas.

“Kau yeoja babo” gumam Myungsoo pelan

Myungsoo tersenyum kembali sebelum ia mengambil bumbu-bumbu di kulkas dan mengolahnya.

“Oppa, aku tidak tahu cara memotongnya. Otthae?” ringis Suji

“Oohh, Bae Sujiku telah kembali”

Suji membalikan badannya, memandang kubis di depannya dengan penuh amarah. Jika Myungsoo tak mau mengajarinya malah mengejeknya maka nasib kubis ini akan berakhir buruk.

Suji, mulai mengangkat pisaunya untuk segera memotongnya dengan asal namun sebuah tangan namja menahannya dan menuntunnya untuk memotong kubis dengan benar.

Suji POV

Aigoo, Aigoo jantungku kenapa dengan jantungku. Kenapa berdetak kencang sekali, aishhh ini bukan saatnya jantung bodoh, aku tak mau kau mengirimkan sinyal anehmu ke pipiku dan membuatnya memerah.

“Begini caranya chagi”

Myungsoo Oppa menuntunku untuk dapat memotong dengan baik, aku tidak dapat berkosentrasi dengan penuh.

“Aku sangat merindukanmu” bisiknya di telingaku.

Aku tersenyum senang mendengarnya kukira hanya aku saja yang merasakan rindu ternyata Myungsoo Oppa juga merindukanku.

“Kenapa pipimu selalu memerah sih”

Aissshhh, memalukan~ kukira kali ini aku dapat mengontrol pipiku ternyata masih sama saja nihil.

“Kau sudah bisa kan?”

Tangan Myungsoo Oppa melepas dari genggamanku. Hufft, sangat melegakan kali ini kupastikan aku dapat bernafas dengan lega tanpa menahan nafas yang begitu lama.

OH Tidak, sekarang tangan Myungsoo Oppa malah memeluk perutku dan dagunya diletakan dipundaku. Yaa!! Yaa!! aku benar-benar sudah tidak dapat bernafas dengan benar, Oppa kenapa kau selalu membuat jantungku berdetak keras sekali dan anehnya aku malah menyukainya…

“Potong yang benar”

Aku mengerjapkan mataku, bagaimana cara memotongnya tadi apakah horisontal, vertikal apakah bentuknya persegi, horisontal, lingkaran, love. Mana ada bentuk love, aisshhh semakin lama otaku semakin aneh saja.

“Wae? Kau tidak bisa melakukannya chagi? Aishh dasar tak ada bakat memasak sama sekali”

“Bukannya aku tidak bisa itu karena aku lupa caranya. Berhenti membuatku tak berkosentrasi Oppa”

“Maksudmu Begini?”

Myungsoo Oppa malah mempererat pelukannya. Aisshh namja ini benar-benar. Aku membalikan tubuhku menghadap ke wajahnya.

“Apakah kau akan memberiku poppo?”

PLETAKKK

“Ishh.. Appo, kau ini aku kan hanya bercanda. Cepat potong kubisnya lalu potong sosisnya disana” ucap Myungsoo Oppa kesal sambil memegangi kepalanya yang terkena jitakanku .

Aku mendengus kesal, moodnya benar-benar cepat berubah. Aku memandangi kubisku sekarang aku ingat, aku harus memotongnya vertikal dan bentuknya itu persegi bukan lingkaran apalagi Love.

Setelah selesai memotong kubis, tanganku beralih mengambil sosis dan memotongnya. Tidak buruk untuk pemula sepertiku, sudah ku bilang aku ini jenius.

“Uuuu, kau pintar memotong” decak Myungsoo Oppa kagum.

“Keunde kau pasti tidak pintar dalam memasak. Sekarang lihat namjachingumu ini”

Harus kuakaui masalah terbesarku dalam memasak adalah bertarung dengan wajan entahlah aku selalu kalah setiap aku memasak sesuatu padahal kukira sudah benar.

“Lihat”

Myungsoo Oppa mencampurkan telur yang sudah di beri bumbu lalu kubis dan tidak ketinggalan sosis yang sudah kupotong dan terakhir nasi putih yang dimasukan. Ternyata Myungsoo Oppa, membuat fried rice.

Myungsoo Oppa, memainkan gagang waja membuat makanannya melayang lalu jatuh lagi dengan indahnya, Myungsoo Oppa terlihat seperti koki handal di restorant.

“Bagaimana mau mencobanya?”

Senyumku seketika hilang. Andwae aku tidak ingin mencobanya.

“Kau masih trauma gara-gara kepiting yang kau masak malah menyerangmu gara-gara kau menirukanku kan?” goda Myungsoo Oppa.

“Berhentilah menggodaku” sungutku

“Arra, lihat dan perhatikan saja”

Nafasku tercekat ketika Myungsoo Oppa melakukan aksinya dan sesekali berhembus lega karena aksinya tak pernah gagal sedikitpun.

TARRRAAA

Akhirnya fried rice yang kubuat bersama Myungsoo Oppa, selesai juga. Tampilanannya juga tidak terlalu buruk.

Myungsoo Oppa segera menariku untuk duduk dan memberikan piring serta minuman.

“Ayo makan”

Tuhan terima kasih, kau telah memberiku waktu untuk bersama dengan Myungsoo Oppa. Dia adalah namja terhebat dan terbaik yang kumiliki, dia mampu membuatku kembali tersenyum setelah menangis, dia mampu membuat semangatku bangkit.

“Kau tidak makan? Tumben sekali biasanya kau akan langsung memakannya. Apa kau sedang berdiet? Mianhae, nanti aku akan memberikannya pada eonnimu saja”

“Yaa !! Yaa!! Jangan aku ingin memakannya inikan hasil kita berdua”

“Berdua? Aku yang membuatnya” protesnya

“Tapi kan aku ikut membantumu” kilahku

“Kau hanya membantu memotong”

“Tapi itu sama saja membantu kan”

“Memotong saja harus kuajari terlebih dahulu”

“Oppa” rengeku

“Arraseo. Arraseo.”

Author POV

Suji memakan fried ricenya dengan lahap meski itu hanya sebuah fried rice sederhana. Ia merindukan saat-saat seperti ini mungkin sudah dua bulan lebih ia tak merasakan aroma dapur yang mengepul akibat namjachingunya karena kesibukan mereka masing-masing.

“TARRAAA”

Myungsoo menyodorkan semangkuk es krim yang diberi topping strowberry buah kesukaan yeojanya.

“Kupikir berat badanku akan bertambah lagi” keluh Suji

“Mau makan tidak? Hmm sepertinya ini sangat lezat” goda Myungsoo

“Berhentilah menggodaku tanpa kau goda pun aku sendiri juga sudah goyah”

“Kalau begitu makanlah”

Suji mendengus kesal, ini sudah ketiga kalinya dietnya gagal total tapi mau bagaimana lagi, Myungsoo sudah membuatnya sayang bukan kalau di buang.

Suji memasukan sesendok es krim strowberry dan seperti biasa dia akan tersenyum saat es krim itu menyentuh kerongkongannya yang membuatnya merasakan sensasi dingin yang amat dirindukannya.

“Es krimnya” ucap Myungsoo sambil menunjuk bibir bagian sudut Suji terdapat noda es krim yang tertinggal.

“Wae?” tanya Suji kebingungan

“Ada noda es krim di bibirmu”

“Lalu apakah kau akan membersihkannya seperti terdapat di MV 60 seconds itu” pekik Suji kesal

CUPPP

Myungsoo mencium bibir Suji kilat tepat di bagian yang terdapat noda es krim.

“Aku punya cara sendiri untuk membersihkannya”

“Kau menyukainya?”

“Tentu saja” ucap Suji salah tingkah

“Kalau begitu peluk Oppamu ini, dia hampir mati karena sangat merindukanmu” ucap Myungsoo manja

Suji mendorong kepala Myungsoo pelan dan kemudian memeluknya hangat seperti pasangan kekasih pada umumnya.

“Maaf karena, aku terlalu cemburu padamu dan sempat meragukan cinta dan kesetianmu padaku, jeongmal mianhae Oppa” batin Suji

THE END

Ahhhh, jadi inget MV nya Sunggyu Oppa lagi. Frustasi banget waktu yang main Myungsoo Oppa tapi bukan sama Suzy eonni. #Halahh abaikan.

Intinya CL aja deh Coment and Like Ok..OK…

 

Iklan

16 respons untuk ‘Jealous? Of Course !!

  1. keren bget thor, lucu, bagus bget deh..
    #masa sih mv’a… ada adegan kiss L gk… wahhh, frustasi jga nie. knp gk ma suzy eonni aja^^

    1. Haha Hoya Oppa udah sama aku aja kan Suzy eonni udah sama Myung Oppa.
      #dijitak Inspirit
      Tapi saeng~ Ide lagi mentok nih, sumpah bingung mau nerusin FF yang terlantar gimana…
      apalagi yang Sorry, I Love Your Twins

  2. wah sweet bued mereka tp suzy marahnya kurang thor
    jujur krn member infinite ta kirain suzy akn mkl myungso dl hehe
    tp keren thor lanjutkan ff lainnya y

  3. Wuuaahh kreennn chingu…,lucu.., kocak abizzz..!!!,,
    Aku udah liat ff chingu yg di post di baesuzyfanfiction…, smunya bgus”.. 🙂

    Di tunggu ff yg lainnya..,

  4. Begitulah kalau ingin menjadi penulis fanfict profesional memang harus banyak mencoba dan mampu menguasai semua genre fanfict *sok tau(plakkk)*

    Haha Fighting buat ff suzy lain nya thor,ak akan setia menjadi pgamat tlisan mu hahaha

  5. FF nya lucu… suzy serem juga ya kalau marah ampe semua member infinite takut. wkwkwk..
    Myungsoo oppa keren… untung kga jadi putus..
    FF myungzy nya yang lain di tunggu ya.. hehe

  6. kenapa ya kalau Myung yg ada adegan romance di proyekx pasti fans ga ada yg rela–ribut sana sini–aku juga gitu–walau bukan fanatik tapi entahlah merasa SANGAT TIDAK RELA jika dia berlaku mesra dgn selain suzy–dulu aku ngefans sama 1 idol dan saat dia adegan hot kiss dengan sekian byk yeoja idol tapi aku biasa saja–entahlah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s