I Choose To Love You Part 4


Tittle: I Chose To Love You

Author: Han Hye Woo

Genre: Romance, sad, AU

Rating: PG-15

Length: Chaptered

Main cast:
↗Yang Yeseob (Beast)
↗Bae Suji aka Suzy (Miss A)
↗Choi Minho (Shinee)
↗Lee Jieun (IU)

Support cast:
»Park Jiyeon (T-ara)
» Kim Myungsoo
» Sungjong
» Kai

Author POV
Suzy menghampiri Jiyeon dengan nafas yang tersengal-sengal. Jiyeon tak langsung mengatakan apa maksudnya tapi dia melihat berkeliling sepertinya orang yang dimata-matainya sedari tadi kabur.

“Kau tak akan percaya ini. Tadi aku melihat Yoseob Sunbae bersama Jieun berpegangan tangan”

“Jinjja?” mata Suzy membulat sempurna

“Ne, mereka terlihat sangat mesra mungkinkah mereka….” Jiyeon menggantungkan kata-katanya.

“Tidak mungkin, Yoseob oppa tak akan mengkhianatiku. Aku tahu dia Jiyeon” potong Suzy

“Tapi… tapi…. aku melihatnya sendiri” ujar Jiyeon gugup

“Kalau hanya ini yang ingin kau sampaikan kau sia-sia, aku tak akan percaya. Aku harus pergi annyeong” sebenarnya Suzy juga tak percaya sepenuhnya dengan kata-katanya sendiri.

Suzy POV
Kenapa begitu sulit hati ini untuk menyangkalnya Oppa sebenarnya apa yang terjadi, kenapa kau berubah, kenapa Jieun berubah dan kenapa Jiyeon mengatakan hal itu. Apa yang harus kulakukan Oppa, apaa aku harus tetap percaya padamu oppa, katakan padaku Oppa.

“Oppa, katakan sebenarnya Oppa ini semua tidak benar kan Oppa”

“Oppa hiks… hiksss….”

~~~~~~~~~>..<~~~~~~~~~

Author POV
Seorang yeoja sedang menunggu namjachingyunya di sebuah taman bermain, pikirannya sedang sibuk mengenang kenangan manis bersamanya dulu. Ditempat ini tempat pertemuan mereka. Dalam pangkuannya terdapat sebuah kotak besar dengan warna pink disertai pita merah.

“Chagiya” teriak seseorang.

Dengan gugup yeoja tersebut menyembunyikan kotak yang akan diberikan pada namjachingunya setelah sebulan lebih tak berjumpa. Yeoja tersebut adalah Suzy, yeoja yang mulai ragu akan cinta.

“Oppa, kenapa lama sekali. Aku bosan menunggumu” ucapnya kesal

“Mianhae, ayo kita jalan-jalan, sudah lama kita tak berjalan-jalan seperti ini iya kan” Yeseob menarik tangan Suzy lembut

“Oppa tunggu, aku ingin memberikan kejutan untukmu”

“Memberiku sesuatu? Tunggu dulu kau berdiet yah? Apa itu kejutannya” Yeseob memandangi tubuh yeojachingunya dengan tatapan waoww

“Itu salah satunya, tapi sebenarnya aku ingin memberikan ini” Suzy memberikan kotak yang sedari tadi disembunyikannya.

“Apa ini. Boleh aku membukanya chagi?”

“Of course mr. Sobie”

Yeseob mulai membuka kotak merah dengan hati-hati, matanya mengerjap beberapa kali dia terlalu terkejut atas apa yang diberikan yeojachingunya.

“Syal? Kau memberiku ini. Gomawo chagiya” Sobie memeluk Suzy dengan senang

“Kau membuatku sangat sulit untuk memilih” batin Yeseob

“Aku merajutnya sendiri, mianhae kalau rajutannya tidak rapih” ucap Suzy takut

“Jinjja? Neomu joahe chagi. Maukah kau memakaikannya untukku”

Tanpa diminta dua kali Suzy memakaikan syal abu-abunya pada Yeseob.

“Aku juga akan memberikan hadiah untukmu, tapi kau harus menutup mata” dengan sigap Suzy menutup matanya.

Wajah Yeseob mulai mendekat, hembusan nafasnya mulai menyapu bersih wajah Suzy, jantung Suzy berdetak lebih cepat tak henti-hentinya dia mengatur nafas dia terlalu gugup untuk semua ini. Tanpa menunggu lama bibir Yeseob sudah mendarat manis dibibir Suzy. kejutan yang diberikan Yeseob adalah Kiss. First kiss untuk Suzy. terimakasih Oppa karena kau telah mengembalikan kepercayaanku yang hampir hilang batin Suzy
*hahahaha udah ya untuk kissnya jangan kelamaan, authornya iri*

Yeseob POV
“Nuna, Hyung kau sedang apa?” tanya seorang anak kecil yang sukses membuatku dan Suzy melepaskan ciuman kami dengan gugup *anak nakal*

“Anak kecil kenapa kau mengganggu Nuna dan Hyung, kami sedang ekhemm” ucapku penuh penekanan.

“Kalian sedang ciuman yah? Aku pernah melihatnya didrama-drama. Hyung nanti saja ciumannya sekarang ayo bantu aku mengambil layangan dipohon dulu nanti aku berjanji tidak akan mengganggu kalian, ayo…ayo” rengek anak kecil laki-laki itu sambil menarik-narik tangan kami

“Sial, dia kebanyakan nonton drama. Dia tidak sedang bersama orang tuanya kan boleh tidak aku membunuhnya” batinku

“Hyung, ayo bantu aku…. palli palli”

Dengan terpaksa kami mengikuti anak kecil pengganggu itu. Sebenarnya siapa sih dia menganggu moment-moment indah saja. Kalau saja dia bukan anak kecil sudah tak usir kamu yah

“Hyung, ambilkan layanganku dipohon itu. Ayo cepat…palli…palli”

“Shirro!! aku tak bisa naik pohon kau saja sana anak jelek” ejekku sambil menjulurkan lidah.

“Hiksss…Hiksss…..Hikssss…. Kau hyung yang jahat. Nuna hyung jelek itu nakal”

Apa-apan dia menangis, memangnya kalau kau menangis aku akan mengambilkannya, tak mau lah yaw. Hey tunggu apa yang dia lakukan mengadu pada Suzy, anak kecil menyebalkan. Dimana eommamu aku sudah tak sabar ingin mengembalikanmu dan menutup rapat mulutmu.

“Sobie Oppa, ayo ambilkan kau ini kan laki-laki”

Memangnya kalau laki-laki harus pintar memanjat pohon apa, kalau begitu aku ingin menjadi yeoja saja… eomma aku ingin jadi yeoja……

“Sobie Oppa jeball” aku menyerah, Suzy mengeluarkan eyesmilenya… yakk curang kalian berdua curangg

“Hey anak muda kasian anakmu itu menangis sedari tadi. Kau ayah yang jahat yah untung saja kau mempunyai istri secantik dia” seorang ahjumma bersama temannya memakiku. Memangnya dia anakku, sungguh sampai kapanpun aku tak pernah rela dia menjadi anaku bermimpi pun tidak.

“Ayolah, appa aku ingin layangan itu” rengeknya lagi.

“Anaku sayang appa tidak bisa memanjat pohon bagaimana kalau kita beli eskrim saja. Otthoe?” ucapku menahan marah.

“Setuju. Eomma ayo kita beli eskrim”

anak ini pintar sekali mencari muka tapi tak papa gomawo yah anak kecil yang menyebalkan setidak-tidaknya kau membuat wajahku semerah tomat

“Mwo eomma? Nan?” ucap Suzy polos.

“Ne, chagiya. Kajja” aku menarik kedua manusia ini. Kadang-kadang kau menyenangkan juga anak kecil. Kami berjalan kearah penjual es krim.

“Ini untukmu anak jelek dan ini untukmu chagi”

“Gomawo appa”, ah anak ini pintar sekali, tak jadi kukembalikan pada eommamu. Lebih baik kau disini saja hehehe

“Anak kecil, namamu siapa? Dan kau kemari dengan siapa?” ucap Suzy sambil tersenyum manis.

“Jang Hye Woo imnida, aku kemari dengan eommaku itu eommaku”

“Jinjja? Yang memakai baju ungu yah. Perkenalkan juga Hyung ini Yeseob dan Nuna Suji atau Suzy” loh, kok kembali ke hyung dan Nuna sih aku kan penginnya appa dan eomma. Yakk Suzy tak bisakah kau menganggap anak aneh ini sebagai anak kita.

“Hye Woo-ssi, panggil aku appa dan ini eommamu ya, jebal”

“Emmm. Baiklah annyeong eomma dan appa. Eommaku yang asli menjemput”

“Annyeong” teriak Suzy ramah sambil melambaikan tangannya

“Suzy-ah, aku ingin mempunyai anak”

“Lalu……..” tanyanya heran. Sudahlah lupakan, ku gandeng tangannya untuk menemaniku jalan-jalan.

Entahlah setiap aku berada didekatmu hatiku selalu nyaman dan semua masalah yang kuhadapi seakan hilang, masalah yang membuatku harus menyingkir satu bulan. Masalah yang menyiksaku setiap hari. kenapa harus ada 2 orang yeoja yang sangat aku cintai yang berebut hatiku. Apa aku melepaskanmu saja….. Suzy-ah, aku bingung harus memilih siapa.

TBC

 

Bagaimana? Apakah dapet feelnya?

Sebenarnya ini FF pertamaku tetapi karena malas mengeditnya, yah jadi apa adanya deh hehehe

Coment kalian sangat berarti bagiku sungguh

Iklan

6 respons untuk ‘I Choose To Love You Part 4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s